Pusat pertanyaan Notivia

70 pertanyaan yang paling sering masuk, dari integrasi API sampai kuota dan kepatuhan. Cari kata kuncinya, jawabannya langsung muncul.

Sering dicari

Menampilkan pertanyaan untuk “”

|

Belum ada yang cocok dengan pencarianmu

Coba kata kunci lain, atau tanyakan langsung ke tim kami.

Tanya via WhatsApp

Dasar

Pengenalan Notivia dan cara kerjanya secara garis besar.

Notivia adalah platform untuk melayani pelanggan bisnismu lewat WhatsApp. Ada tiga bagian yang bisa dipakai sendiri-sendiri atau sekaligus:

  • API pesan: kirim kode verifikasi (OTP), notifikasi status transaksi, serta bukti dan label transaksi. Sistemmu cukup memanggil satu endpoint, Notivia yang mengurus pengiriman, kuota, dan pencatatan statusnya.
  • Inbox tim: balas chat WhatsApp di nomor bisnismu sendiri bersama beberapa admin.
  • Asisten AI: membalas chat pelanggan secara otomatis, 24 jam atau di jam yang kamu tentukan.

Ada juga Live Chat: jendela chat untuk situs webmu sendiri, gratis 50 pesan per hari. Live Chat terpisah dari WhatsApp, tapi percakapannya masuk ke Inbox yang sama.

Notivia dijalankan oleh PT Sinergi Mania Teknologi. Pengiriman WhatsApp di Notivia berjalan di atas WhatsApp Business Platform milik Meta.

Cocok untuk bisnis yang butuh mengirim pesan otomatis ke pelanggan dalam volume rutin, misalnya:

  • Toko online dan marketplace: konfirmasi pesanan, nomor resi, label pengiriman.
  • Aplikasi dan layanan digital: OTP login, verifikasi pendaftaran, reset sandi.
  • Fintech, PPOB, dan agregator: struk transaksi, tagihan, pengingat jatuh tempo.
  • Logistik dan kurir: status paket dan bukti pengantaran.
  • Gerai, toko, dan layanan yang chat-nya ramai: Asisten AI menjawab pertanyaan rutin, tim menangani sisanya.

Tidak wajib. Ada dua pilihan:

  • Nomor Notivia: pesan dikirim lewat nomor yang sudah dikelola Notivia, jadi kamu bisa langsung mulai tanpa mendaftarkan nomor apa pun ke Meta.
  • Nomor sendiri: nomor dan nama bisnismu yang muncul di WhatsApp pelanggan, dan kamu juga bisa membalas chat mereka dari Inbox Notivia. Nomornya kamu hubungkan sendiri dari dashboard lewat tombol Hubungkan WhatsApp.

Lihat kategori Nomor Sendiri & CRM untuk penjelasan lengkapnya.

Ya. Notivia terdaftar sebagai Tech Provider di Meta dengan akun bisnis terverifikasi, dan mengirim pesan melalui WhatsApp Business Platform. Artinya pengiriman mengikuti aturan resmi Meta, bukan lewat modifikasi aplikasi WhatsApp.

Konsekuensinya juga jelas: pesan harus berbasis template yang disetujui, dan penerima harus sudah menyetujui (opt-in) untuk dihubungi.

Umumnya hitungan menit setelah pembayaran terverifikasi. Alurnya: daftar akun, pilih paket, bayar, paket aktif otomatis, token API muncul di dashboard, lalu panggil endpoint.

Yang biasanya memakan waktu hanya kalau kamu butuh template baru yang khusus, karena template harus melewati review Meta.

Aplikasi blast umumnya menempel ke aplikasi WhatsApp biasa dan mengirim pesan massal tanpa aturan, sehingga nomor mudah diblokir dan pesan tidak punya jaminan status.

Notivia berjalan di jalur resmi: pesan berbasis template, ada pencatatan status per pesan (terkirim, sampai, gagal), ada kuota dan riwayat yang bisa diaudit, serta rate limit yang melindungi reputasi nomor pengirim.

Asisten AI

AI yang membalas chat pelanggan di WhatsApp dan Live Chat, dan cara mengaturnya.

Asisten AI membalas chat pelanggan secara otomatis di nomor WhatsApp milikmu dan di Live Chat situs webmu. Jawabannya disusun dari informasi bisnis yang kamu tulis sendiri, seperti alamat, jam buka, layanan, dan aturan toko.

AI menyapa dan membalas seperti CS yang ramah, bisa bekerja 24 jam atau hanya di jam yang kamu tentukan, dan setiap balasannya tercatat di Inbox dengan penanda Asisten AI. Kalau pelanggan bertanya apakah ia sedang bicara dengan bot, AI menjawab jujur bahwa ia asisten virtual.

  1. Buka menu Integrasi, lalu pilih Asisten AI.
  2. Isi profil bisnismu: nama, informasi yang boleh dijawab AI, dan kalimat untuk pertanyaan di luar layanan.
  3. Pilih cara kerja AI untuk tiap nomor WhatsApp dan live chat, lalu simpan.
  4. Nyalakan saklar di bagian atas halaman.

Asisten AI memakai saldo poin, jadi pastikan saldomu cukup sebelum menyalakannya.

Tiap nomor WhatsApp dan live chat bisa diatur berbeda:

  • Full AI: AI langsung menjawab semua chat dan tidak berhenti sendiri. Hal yang butuh tim, seperti klaim atau cek resi, dikabarkan ke tim sementara AI tetap melayani pelanggan.
  • Manusia + AI: AI menunggu dulu 1 sampai 30 menit, sesuai pengaturanmu. Kalau admin belum membalas, AI yang menjawab. Hal yang butuh orang diserahkan ke admin.
  • Manusia saja: AI tidak menjawab di nomor itu.

Cukup balas dari Inbox. Begitu admin membalas, AI berhenti di percakapan itu.

Untuk nomor Full AI ada tombol Stop AI di atas percakapan. Tombol Start AI menyerahkannya kembali ke AI, yang langsung menjawab pesan pelanggan yang tertunda.

AI hanya menjawab dari informasi yang kamu tulis. Harga, ongkos kirim, nomor resi, dan kebijakan yang tidak tertulis tidak akan dikarang. Pertanyaan di luar layananmu, misalnya soal olahraga, politik, atau resep, dijawab dengan kalimat penolakan yang kamu tentukan.

AI hanya membalas pesan teks. Gambar, pesan suara, dan dokumen dibiarkan untuk timmu. Ada juga batas balasan per percakapan setiap hari, supaya poin tidak terkuras bila ada bot lain yang membalas terus-menerus.

Dua integrasi tambahan yang dipakai Asisten AI saat menjawab pelanggan. Keduanya diatur dari menu Integrasi dan hanya bisa dipakai bila Asisten AI menyala.

  • Cek Ongkir: AI menghitung tarif kurir dari kecamatan asalmu ke kecamatan tujuan, berdasarkan berat yang disebut pelanggan. Kurir yang ditawarkan dan penyesuaian harga bisa kamu atur.
  • Form Order: saat pelanggan siap memesan, minta pickup, atau booking, AI meminta data yang kamu tentukan, menampilkan ringkasannya untuk dikonfirmasi, lalu mencatatnya di menu Form Order. Rekapnya bisa diunduh dan dibuka di Excel.

Tidak ada langganan AI terpisah. Setiap balasan AI memotong poin, menggantikan biaya balasan biasa, dan cek ongkir dihitung terpisah per pengecekan. Pesan masuk dari pelanggan tetap dihitung seperti biasa.

Tarif lengkapnya tampil di halaman Asisten AI setelah kamu masuk. Kalau saldo poin tidak cukup, AI berhenti menjawab dan chat tetap menunggu di Inbox untuk timmu.

Nomor Sendiri & CRM

Pakai nomor WhatsApp bisnismu sendiri dan balas pelanggan bersama tim dari satu Inbox.

Layanan untuk bisnis yang ingin memakai nomor WhatsApp Business miliknya sendiri di Notivia. Nomor dan nama bisnismu yang muncul di WhatsApp pelanggan, bukan nomor Notivia.

Selain mengirim notifikasi dan OTP lewat API seperti biasa, kamu juga dapat Inbox untuk membalas chat pelanggan bersama tim: beberapa admin, pembagian percakapan, label, balasan cepat, catatan internal, dan buku kontak.

Nomor Notivia paling cepat untuk mulai: tidak perlu mendaftarkan nomor apa pun, cocok untuk OTP dan notifikasi satu arah. Biayanya berupa paket dengan kuota pesan.

Nomor Sendiri & CRM cocok kalau pelangganmu sering membalas dan perlu dijawab tim. Nomornya milikmu, dan biayanya terdiri dari paket CRM bulanan ditambah poin per pesan.

Keduanya memakai API yang sama, jadi pindah dari satu layanan ke layanan lain tidak perlu mengubah integrasi sistemmu.

Kamu bisa mengaktifkannya sendiri. Daftar akun Notivia, buka menu Paket, lalu pilih salah satu paket di bagian Nomor Sendiri + CRM. Begitu pembayarannya terkonfirmasi, menu Inbox, Nomor WhatsApp, Kontak, dan Poin langsung muncul di dashboard-mu.

Setelah itu hubungkan nomor WhatsApp bisnismu dari menu Nomor WhatsApp, dan isi saldo poin dari menu Poin. Butuh bantuan memilih paket? Hubungi kami di +62818-133-220.

Buka menu Nomor WhatsApp, lalu klik Hubungkan WhatsApp. Masuk dengan akun Facebook yang menjadi admin bisnismu, pilih atau buat akun WhatsApp Business, lalu verifikasi nomornya dengan kode SMS atau telepon. Semuanya sekitar 3 menit.

Setelah itu nomornya langsung tersambung: pesan masuk mulai muncul di Inbox, dan template yang sudah ada di akunmu ikut terbawa.

Nomor telepon yang belum terpasang di aplikasi WhatsApp mana pun, baik WhatsApp biasa maupun WhatsApp Business, dan bisa menerima SMS atau telepon untuk kode verifikasi.

Kalau nomornya masih dipakai di aplikasi WhatsApp, hapus dulu akun WhatsApp di nomor itu sebelum menghubungkannya. Riwayat chat di aplikasi tidak ikut pindah.

Ada tiga komponen:

  • Paket CRM bulanan, bertingkat sesuai jumlah admin yang membalas chat dan fitur tim yang kamu perlukan.
  • Poin yang dipotong per pesan, untuk pesan masuk maupun keluar.
  • Biaya WhatsApp dari Meta, ditagih Meta langsung ke bisnismu lewat WhatsApp Manager, terpisah dari Notivia.

Perkiraan tarif Meta untuk nomor Indonesia sejak 1 Oktober 2026 (belum termasuk PPN): balasan chat dalam 24 jam gratis untuk 1.000 pesan pertama per nomor tiap bulan, lalu sekitar Rp357 per pesan; template notifikasi dan OTP sekitar Rp357; template promo sekitar Rp586. Pesan masuk dari pelanggan gratis. Tarif ditentukan Meta dan bisa berubah.

Detail harga paket dan tarif poin bisa dilihat setelah masuk ke dashboard, di menu Paket.

Poin adalah saldo untuk membayar pesan di layanan Nomor Sendiri dan pesan Live Chat di atas kuota gratis harian, dengan nilai 1 poin = Rp1. Isi ulang lewat menu Poin di dashboard, pilih metode pembayaran, lalu poin masuk otomatis begitu pembayarannya terkonfirmasi.

Menu Poin juga menampilkan riwayat setiap pemotongan, jadi kamu bisa melihat pesan mana saja yang memakai saldo.

Pesan dari pelanggan tetap diterima dan disimpan, jadi tidak ada chat yang hilang. Hanya saja pesannya ditahan dulu dan belum tampil di Inbox. Begitu poin diisi, pesan-pesan itu otomatis muncul sesuai urutan waktu aslinya.

Selama saldo tidak cukup, kamu juga belum bisa mengirim atau membalas. Dashboard menampilkan peringatan saat saldo mulai menipis supaya kamu sempat mengisinya, dan jumlah pesan yang tertahan kalau ada.

Bisa. Undang anggota tim dari menu Tim. Jumlah admin mengikuti paket CRM yang kamu pilih.

Di paket yang lebih tinggi tersedia pembagian kerja: percakapan bisa diambil, ditugaskan, atau dipindahkan antar admin, ada peran supervisor, catatan internal yang tidak terkirim ke pelanggan, dan riwayat siapa mengerjakan apa.

Bisa, dan integrasimu tidak perlu diubah. Endpoint API-nya sama; setelah nomormu tersambung, pesan yang memakai template di nomor itu otomatis dikirim lewat nomormu sendiri.

Live Chat

Jendela chat untuk situs webmu sendiri, masuk ke Inbox yang sama.

Live Chat adalah jendela chat yang kamu pasang di situs webmu sendiri. Pengunjung mengisi nama, nomor HP, dan email, lalu bisa langsung mengobrol dengan timmu. Chatnya masuk ke Inbox Notivia, dan data pengunjung otomatis tersimpan di Kontak.

Balasan tim tetap tampil saat pengunjung kembali ke situsmu dari perangkat yang sama. Selama situs masih terbuka, pengunjung mendapat tanda balasan baru: angka di tombol chat, cuplikan balasan, dan bunyi.

Setiap akun mendapat 50 pesan gratis per hari. Yang dihitung adalah pesan pengunjung dan balasan timmu, dan kuotanya direset setiap pukul 00.00 WIB.

Setelah kuota gratis habis, tiap pesan memakai 25 poin (Rp25) dari saldo poin. Kalau kuota dan poin sama-sama habis, pesan pengunjung tetap disimpan dan muncul di Inbox setelah poin diisi atau saat kuota direset.

  1. Masuk ke dashboard, buka menu Live Chat, lalu buat widget.
  2. Isi domain situsmu, misalnya tokoku.com. Widget hanya tampil di domain yang terdaftar.
  3. Salin satu baris kode yang diberikan, lalu tempel di bagian <head> situsmu.

Warna, ikon, posisi tombol, logo, dan salam pembuka bisa diubah kapan saja dari dashboard tanpa memasang ulang kodenya.

Tidak. Live Chat berjalan di situs webmu lewat jendela chat Notivia, tanpa WhatsApp. Nomor HP yang diisi pengunjung hanya dipakai sebagai data kontak.

Kalau kamu juga memakai layanan Nomor Sendiri, chat dari WhatsApp dan Live Chat masuk ke Inbox yang sama, dengan tab terpisah untuk tiap sumber, jadi timmu membalas dari satu tempat.

Inbox, Tim & Integrasi

Cara memakai Inbox sehari-hari dan integrasi Discord, Cek Ongkir, serta Form Order.

Setiap nomor WhatsApp dan widget Live Chat punya tabnya sendiri. Tab hijau untuk WhatsApp, tab biru untuk Live Chat, dan tab yang sedang dibuka berwarna lebih pekat. Angka merah di tab menunjukkan jumlah percakapan yang belum dibaca di sumber itu.

Itu aturan WhatsApp. Bisnis hanya boleh membalas dengan teks bebas selama 24 jam sejak pesan terakhir dari pelanggan. Lewat dari itu, Inbox menampilkan tulisan "Jendela 24 jam tertutup" dan percakapan hanya bisa dibuka lagi dengan template yang sudah disetujui Meta. Begitu pelanggan membalas, jendelanya terbuka lagi.

Live Chat tidak punya batas ini, jadi pengunjung selalu bisa dibalas.

  • Antrian: percakapan yang belum dipegang admin mana pun.
  • Milikku: percakapan yang sedang kamu tangani. Admin yang membalas otomatis menjadi penanganannya.
  • Selesai: percakapan yang sudah ditutup. Kalau pelanggan mengirim pesan lagi, percakapannya otomatis terbuka.

Pembagian percakapan tersedia mulai paket CRM Tier 2.

Klik ikon lonceng di atas daftar chat Inbox. Pengaturan ini tersimpan per browser, jadi tiap admin bisa memilih sendiri.

Notivia mengirim kabar ke channel Discord timmu saat chat pelanggan belum dibalas melewati menit yang kamu atur, lengkap dengan tautan langsung ke percakapannya. Ada juga laporan chat kemarin setiap pukul 07.00 WIB. Pasang dari menu Integrasi, lalu Discord, cukup dengan menempel URL webhook dari pengaturan server Discord.

Karena yang memakai keduanya adalah Asisten AI saat menjawab pelanggan secara otomatis. Nyalakan dulu Asisten AI di menu Integrasi, setelah itu Cek Ongkir dan Form Order bisa diatur dan diaktifkan.

Di menu Form Order. Setiap data punya nomor order, waktu masuk, kontak pelanggan, dan isian yang dikonfirmasi pelanggan. Ubah statusnya (Baru, Diproses, Selesai, Batal) dan unduh rekapnya ke Excel, bisa disaring per status dan tanggal.

Integrasi & API

Token, endpoint, parameter, dan hal teknis saat menghubungkan sistemmu.

Ambil token API di menu Token pada dashboard, lalu kirim request HTTP biasa ke base URL berikut dengan header Authorization:

POST https://notivia.asia/api/v1/otp
Authorization: Bearer ntv_xxxxxxxx
Content-Type: application/json

{
  "recipient": "08123456789",
  "code": "739201",
  "template": "otp_notivia"
}

Dokumentasi lengkap beserta contoh untuk tiap endpoint tersedia di dashboard setelah kamu masuk.

  • POST /api/v1/otp untuk kode verifikasi. Cukup kirim nomor tujuan dan kode.
  • POST /api/v1/messages untuk pesan berbasis template dengan parameter, misalnya notifikasi transaksi atau label resi.
  • POST /api/v1/broadcasts untuk mengirim satu pesan ke banyak penerima sekaligus (maksimal 1.000 penerima per request) dan mengembalikan ringkasan per penerima.

Tidak perlu. API Notivia adalah HTTP + JSON standar, jadi bisa dipanggil dari bahasa dan framework apa pun: PHP/Laravel, Node.js, Python, Go, Java, .NET, bahkan langsung dari curl atau tool automasi seperti n8n dan Zapier.

Isi params bersifat posisional: item pertama mengisi variabel {{1}} pada body template, item kedua mengisi {{2}}, dan seterusnya sesuai urutan di template.

Kalau template punya tombol dengan link dinamis, parameter untuk tombol itu diletakkan paling akhir. Jumlah parameter harus pas, kalau tidak sesuai kamu akan menerima error invalid_params.

Halaman Template di dashboard menampilkan jumlah parameter yang dibutuhkan tiap template, jadi tidak perlu menebak.

Ada, untuk menjaga kesehatan nomor pengirim dan mencegah penyalahgunaan:

  • Maksimal 60 request per menit dan 1.000 request per jam per token.
  • Khusus OTP: maksimal 4 OTP per 5 menit dan 30 OTP per hari ke nomor tujuan yang sama.
  • Kalau terlampaui, response berstatus 429 dengan header Retry-After berisi jumlah detik yang harus ditunggu.

Request yang ditolak karena rate limit tidak memotong kuota paketmu.

Setiap pengiriman tercatat. Response API langsung memberi status awal (sent atau gagal beserta alasannya), lalu status final seperti delivered dan failed menyusul dari WhatsApp.

Semua itu bisa dipantau di menu Pesan pada dashboard, lengkap dengan waktu, nomor tujuan, template yang dipakai, dan alasan kegagalan bila ada.

  • no_active_subscription: belum ada langganan aktif atau paket sudah kedaluwarsa.
  • package_service_not_allowed: paketmu tidak mencakup jenis pesan tersebut (misalnya paket verifikasi dipakai mengirim marketing).
  • country_not_allowed: nomor tujuan di luar cakupan negara paketmu.
  • no_approved_template: template tidak ditemukan atau belum diaktifkan untuk akunmu.
  • invalid_params: jumlah parameter tidak sesuai template.
  • 429: kena rate limit, coba lagi setelah Retry-After.

Segera buat token baru dari menu Token di dashboard. Token lama akan berhenti berlaku, jadi pastikan sistemmu sudah memakai token yang baru.

Simpan token di server side saja (environment variable atau secret manager). Jangan menaruh token di aplikasi mobile, kode front end, atau repositori publik.

Template Pesan

Kenapa pesan berbasis template dan bagaimana mengelolanya.

Itu aturan WhatsApp Business Platform. Pesan yang dikirim atas inisiatif bisnis (bukan menjawab pelanggan) harus memakai template yang sudah disetujui Meta. Aturan ini yang membuat pesanmu tidak dianggap spam dan nomor pengirim tetap sehat.

Bagian yang berubah-ubah, seperti nama pelanggan, nomor resi, nominal, atau kode OTP, dikirim sebagai parameter. Jadi satu template bisa dipakai untuk ribuan pesan berbeda.

Buka menu Template di dashboard. Di sana ada katalog template yang tersedia beserta jumlah parameternya. Pilih template yang kamu butuhkan, lalu tim Notivia mengaktifkannya untuk akunmu.

Setelah aktif, template langsung bisa dipanggil lewat API dengan menyebut namanya pada field template.

Bisa, dan kamu bisa membuatnya sendiri. Buka menu Template, klik Buat Template, lalu tulis isi pesannya dengan {{1}}, {{2}} untuk bagian yang berubah-ubah. Ada pratinjau untuk melihat tampilannya seperti diterima pelanggan.

Template untuk nomor milikmu sendiri langsung dikirim ke Meta untuk disetujui. Template untuk nomor Notivia ditinjau tim kami dulu. Kalau perlu dibantu menyusun kalimatnya supaya lolos aturan Meta, hubungi kami.

Beberapa hal yang biasanya ditolak Meta: kalimat promosi pada template kategori utility, tautan yang tidak jelas tujuannya, dan permintaan data sensitif.

Umumnya cepat, dari beberapa menit sampai beberapa jam. Meta memberi batas maksimal 24 jam untuk proses review, dan keputusannya sepenuhnya di pihak Meta.

Kalau ditolak, kami akan menyesuaikan redaksinya dan mengajukan ulang. Status template terlihat di dashboard.

Di posisi paling akhir pada array params. Jadi kalau body template punya dua variabel dan ada satu tombol URL dinamis, kirim tiga parameter: dua untuk body, satu terakhir untuk URL tombol.

Ya, OTP memakai template kategori Authentication dan cukup satu parameter, yaitu kodenya. Gunakan endpoint /otp supaya penanganannya benar, termasuk tombol salin kode di WhatsApp pelanggan.

Isi pesan OTP tidak bisa dikarang bebas karena formatnya sudah ditentukan Meta, termasuk peringatan agar kode tidak dibagikan ke siapa pun.

Paket & Pembayaran

Kuota, tagihan, masa aktif, dan cara membayar.

Detail paket dan harga ditampilkan di dashboard setelah kamu masuk, karena isi paket bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan volume tiap bisnis. Pendaftaran akun gratis dan tidak mengikat.

Butuh penawaran untuk volume besar atau kebutuhan khusus? Hubungi kami lewat WhatsApp, kami bantu susun paketnya.

  • Verifikasi (OTP): khusus kode verifikasi dan autentikasi.
  • Utility & Marketing: notifikasi transaksi, info, pengingat, sampai pengumuman dan promo.
  • Lintas negara: menjangkau nomor Indonesia (+62) dan Malaysia (+60) dalam satu paket.

Setiap jenis punya beberapa tier sesuai volume harian, jadi kamu bisa naik tier saat kebutuhan bertambah.

Kuota dihitung per hari sesuai tier paketmu dan kembali penuh setiap hari selama masa aktif berjalan.

Yang memotong kuota hanya pesan yang benar-benar diproses untuk dikirim. Request yang ditolak karena rate limit atau validasi (misalnya invalid_params) tidak memotong kuota.

Tergantung pengaturan akunmu, dan kondisinya terlihat di Dashboard.

Secara bawaan, pengiriman berhenti saat kuota harian habis dan permintaan berikutnya ditolak dengan kode daily_quota_exceeded sampai hari berikutnya. Karena berhenti, tidak ada biaya tambahan sama sekali.

Kalau akunmu diizinkan melebihi kuota, pengiriman tetap berjalan dan kelebihannya dicatat sebagai biaya tambahan (overage) pada tagihan. Untuk mengaktifkannya, hubungi kami di +62818-133-220.

Punya beberapa paket? Kuota semua paket dipakai lebih dulu sebelum pengiriman berhenti atau biaya tambahan berlaku.

Rincian biaya tambahannya transparan: halaman Tagihan di dashboard menampilkan pesan mana saja yang terhitung biaya tambahan, dan bisa diekspor ke CSV.

Kalau kelebihan terjadi rutin, biasanya lebih hemat naik ke tier yang lebih tinggi.

Tiga langkah: pilih paket, pilih metode pembayaran, lalu bayar sesuai nominal yang tertera. Pembayaran terverifikasi otomatis dan paket aktif dalam hitungan menit tanpa perlu mengirim bukti transfer manual.

Riwayat pembayaran dan invoice tersimpan di dashboard.

Setiap paket punya durasi aktif. Menjelang habis, kamu mendapat pemberitahuan supaya layanan tidak terputus, dan perpanjangan bisa dilakukan sendiri dari dashboard.

Kalau paket berakhir, panggilan API akan menerima error no_active_subscription sampai paket diperpanjang.

Kepatuhan & Keamanan

Aturan pengiriman, data pelanggan, dan hal yang harus dihindari.

Tidak. Sesuai kebijakan Notivia dan Meta, pesan hanya boleh dikirim ke orang yang sudah menyetujui (opt-in) untuk dihubungi, misalnya pelanggan yang mendaftar, bertransaksi, atau meminta layanan di sistemmu.

Mengirim ke database nomor yang dibeli atau dikumpulkan tanpa izin adalah pelanggaran dan dapat menyebabkan akun dinonaktifkan.

Mengikuti kebijakan Meta, antara lain: perjudian, pinjaman ilegal, obat dan suplemen tanpa izin, produk dewasa, senjata, penipuan atau peniruan identitas pihak lain, serta permintaan data sensitif seperti sandi dan nomor kartu penuh.

Kalau ragu apakah kasus penggunaanmu diizinkan, tanyakan lebih dulu ke tim kami sebelum integrasi.

Kami menyimpan catatan pengiriman (nomor tujuan, template, parameter, waktu, status) karena itu yang membuat riwayat, laporan status, dan penagihan bisa dipertanggungjawabkan.

Data hanya dipakai untuk menjalankan layanan dan tidak dijual ke pihak lain. Rinciannya ada di Kebijakan Privasi.

Saat ini fokus ke Indonesia (+62), dan Malaysia (+60) melalui paket lintas negara. Nomor di luar cakupan paket akan ditolak dengan error country_not_allowed.

Butuh negara lain? Sampaikan ke tim kami untuk dicek ketersediaan dan tarifnya.

Bila terbukti mengirim tanpa opt-in, mengirim konten yang dilarang, atau memicu laporan spam dari penerima dalam jumlah tidak wajar. Hal seperti ini juga berdampak ke kualitas nomor pengirim di sisi Meta, sehingga kami menanggapinya serius.

Kami akan menghubungi kamu lebih dulu bila ada pola pengiriman yang mencurigakan, kecuali pelanggarannya berat.

Kendala Umum

Kasus yang paling sering ditanyakan saat pesan tidak sesuai harapan.

  • Nomor tujuan tidak terdaftar di WhatsApp atau salah format.
  • Template belum diaktifkan untuk akunmu (no_approved_template).
  • Jumlah parameter tidak sesuai template (invalid_params).
  • Kuota harian habis atau paket sudah berakhir.
  • Jenis pesan tidak dicakup paket, misalnya marketing pada paket verifikasi.

Alasan spesifik selalu tercatat di menu Pesan, jadi mulailah pengecekan dari sana.

Boleh 08123456789 atau 628123456789, keduanya diterima dan dinormalkan otomatis. Hindari spasi, tanda hubung, tanda plus, dan awalan seperti +62 0.

Untuk nomor Malaysia, pakai format 60xxxxxxxxx.

Berarti request melewati batas laju. Baca header Retry-After, tunggu selama detik yang disebutkan, lalu coba lagi.

Untuk pengiriman banyak, gunakan antrean di sistemmu (misalnya queue worker) agar request tersebar, dan beri jeda minimal 60 detik sebelum mengirim ulang OTP ke nomor yang sama.

Status delivered baru muncul setelah ponsel penerima menerima pesannya. Kalau ponsel sedang mati, tanpa internet, atau memori penuh, statusnya tetap sent sampai perangkatnya kembali online.

Kalau statusnya tidak berubah sangat lama, kemungkinan nomor tersebut tidak aktif di WhatsApp.

Tergantung layanan yang kamu pakai.

Di layanan Nomor Sendiri & CRM, balasan pelanggan masuk ke menu Inbox di dashboard, dan kamu atau tim kamu bisa langsung membalasnya dari situ, termasuk kirim gambar dan dokumen.

Di layanan Nomor Notivia, balasan pelanggan tetap tercatat supaya tidak ada pesan yang hilang. Kalau bisnismu perlu membalas chat pelanggan secara rutin, layanan Nomor Sendiri lebih cocok.

Periksa hal berikut secara berurutan:

  • Saklar Asisten AI di menu Integrasi dalam posisi ON.
  • Nomornya diatur Full AI atau Manusia + AI, bukan Manusia saja.
  • Pesan masuk di dalam jam aktif AI.
  • Saldo poin cukup untuk satu balasan AI.
  • Yang dikirim pelanggan berupa teks. Gambar, suara, dan dokumen menunggu timmu.
  • Admin belum membalas percakapan itu. Begitu admin membalas, AI berhenti di percakapan tersebut; untuk Full AI tekan Start AI di Inbox untuk mengembalikannya.
  • Pada Manusia + AI, AI menunggu dulu sesuai menit yang kamu atur.
  • Ada batas 40 balasan AI per percakapan per hari, supaya poin tidak terkuras oleh bot lain.

  • Saldo poin habis: pesan tetap tersimpan tetapi ditahan dulu, lalu otomatis muncul begitu poin diisi.
  • Tab sumber lain: pastikan yang dibuka tab nomor yang benar, dan filter di atas daftar chat bukan "Selesai" atau "Milikku".
  • Nomor terputus: cek menu Nomor WhatsApp. Kalau nomornya tidak lagi tersambung, hubungkan ulang.

  • Izinkan pop-up untuk notivia.asia di browser, lalu coba lagi. Jendela Facebook dibuka sebagai pop-up.
  • Masuk dengan akun Facebook yang menjadi admin bisnismu.
  • Pastikan nomornya tidak sedang terpasang di aplikasi WhatsApp mana pun.

Kalau masih tersangkut, chat CS kami dengan tangkapan layarnya.

AI memakai tarif kurir sebagai perkiraan. Kalau harga loketmu memang berbeda, atur Penyesuaian harga di halaman Cek Ongkir, misalnya tambah rupiah atau persen. Harga akhir tetap mengikuti timbangan dan ukuran paket saat diterima.

Biasanya terjadi saat Notivia dibuka dari dalam aplikasi lain, yang tidak menyediakan fungsi cetak. Buka notivia.asia di browser seperti Chrome atau Safari, lalu tekan Cetak / PDF dari halaman invoice.

Bisa. Hubungi kami lewat WhatsApp di +62818-133-220 atau email info@notivia.asia.

Supaya cepat tertangani, sertakan: endpoint yang dipanggil, contoh payload (tanpa token), waktu percobaan, dan response yang kamu terima.